Bagaimana membuat Business Model???

Posted: November 1, 2010 in Uncategorized

Ok, jadi untuk post kali ini bakal membahas tentang Business Model.

Arti dari business model yang saya dapat waktu kuliah Pak Apiq,

a business model describes the value an organization offers to various customers and portrays the capabilities and partners required for creating, marketing, and delivering this value and relationship capital with the goal of generating profitable and sustainable revenue streams

Tapi kalau menurut saya, secara sederhana, business model itu skema yang menggambarkan apa yang bakal kita tawarkan (=value) ke target market kita, bagaimana menghubungkannya agar menjadi Revenue, lalu apa saja yang dibutuhkan untuk membentuk valuetersebut, yang akhirnya membutuhkan suatu biaya atau cost. Dan ujungnya Revenue HARUS LEBIH BESAR dari cost untuk mendapatkan PROFIT.

Contoh Business Model yang saya buat sebagai berikut:



Contoh Business Model Netro TV

Di atas adalah contoh Business model untuk stasiun televisi Netro TV.

Nah, sekarang mari kita bahas per bagiannya..

 

Value creates Revenue

Value creates revenue

Tiga kotak berwarna oranye adalah komponen dari Value. Intinya adalah value apa yang bisa akan kita tawarkan kepada target market  dan bagaimana menyampaikannya dengan tepat, melalui channel dan relationship yang tepat pula.

Netro TV memiliki value: menawarkan berita-berita nasional dan internasional ter-update, memberikan hiburan-hiburan yang berbobot, dan media sarana iklan yang unik bagi para penonton dan advertisers. Kemudian Netro TV mencoba menghubungkan antara value dan terget marketnya menggunakan distribution channel dan mengkomunikasikannya dengan customer relationship.

Keseluruhan Komponen Value tersebut nantinya akan dan harus menghasilkan suatu Revenue (kotak warna biru).

 

Value Requires Infrastructure

Value requires infrastructure

Secara garis besar hubungan ini menunjukkan bahwa untuk menciptakan value, dibutuhkan satu set infrastruktur yang mendukungnya. Infrastruktur ini terdiri dari kemampuan atau modal kita sendiri dan pihak-pihak yang berkaitan, sehingga membentuk suatu kerjasama untuk membetuk Value.

 

Netro TV sendiri memiliki capability dalam menyajikan berita-berita aktual dan program-program yang menarik. Kemampuan ini harus didukung dengan pihak-pihak yang terkait, antara lain Penyedia jasa TV satelit atau kabel, operator telepon, internet, dan lain sebagainya. Dengan kerjasama ini akan terbetuk Value yang diinginkan.

 

Infrastructure Generates Cost

Infrastructure generates cost

Untuk menyediakan infrastruktur yang baik, tentunya akan mengeluarkan cost.

Hal ini dapat kita lihat pada Business Model Netro TV. Dengan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan di atas, maka Netro TV harus mengeluarkan berbagai cost, seperti company cost, dana untuk partnership events, marketing, dan sebagainya.

 

Profit Zone

Profit zone

Nah, setelah dibreakdown semua, maka kita akan mendapatkan draft cost dan revenue. Hubungan antara kedua item haruslah REVENUE LEBIH BESAR DARI COST untuk menghasilkan PROFIT

 

 

Jadi seperti itulah skema dari Business Model. Skema ini akan sangat membantu kita untuk memulai bisnis, sehingga kita bisa menghindari kerugian. Silakan mencoba!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s